Brahmavihara Arama, Miniatur Borobudur di Bali

Untuk memasuki Brahmavihara Arama ini, kamu harus menaiki beberapa puluh anak tangga.

Untuk memasuki Brahmavihara Arama ini, kamu harus menaiki beberapa puluh anak tangga.

Kita tahu bahwa agama mayoritas di pulau Bali adalah Hindu. Oleh sebab itu tidak heran kalau kamu bakal menemukan banyak pura di setiap sudut jalan. Iya lah, hampir setiap rumah punya pura pribadi untuk sembahyang. Dari yang kecil sampai yang besar.

Tapi bukan berarti agama lain tidak berkembang di Bali, lho. Ingat bahwa Bali masih bagian dari Indonesia yang menjunjung keragaman termasuk agama. Salah satu bukti kerukunan umat beragama di Bali adalah adanya Vihara Buddha yang terletak di tengah-tengah perkampungan Hindu, tepatnya di daerah Banjar Tegeha, Kabupaten Buleleng, Bali bagian utara.

Vihara yang megah ini bernama Brahmavihara Arama, yang berarti tempat untuk menempa jalan hidup yang agung/luhur. Keren ya. Memang kalau kamu berkunjung ke vihara Buddha terbesar di Bali ini, kamu akan menemukan banyak petuah-petuah mulai dari kaki anak tangga terendah sampai yang tertinggi. Oh ya, di sini memang banyak sekali anak tangga. Dan setiap undakannya memiliki arti tersendiri, sampai nanti kamu mencapai puncaknya. Hal ini melambangkan kehidupan manusia yang dimulai dari kelahiran sampai kematiannya nanti. Menaiki anak-anak tangga ini juga berarti bahwa untuk mendekatkan diri kepada Yang maha Esa membutuhkan niat dan usaha yang tulus, sehingga setelah berupaya maka kita akan mencapai puncak spiritualitas diri.

Interior di dalam vihara Brahmavihara Arama

Interior di dalam vihara Brahmavihara Arama

Setelah mendaki beberapa puluh anak tangga, saya menemukan sebuah ruang vihara yang sederhana. Ruangan ini yang digunakan umat Buddha untuk bersembahyang dan bermeditasi. Ada penjaga vihara yang menjelaskan kalau di jam-jam tertentu vihara ini akan membunyikan bel yang menandakan waktunya bermeditasi, waktu makan, dan waktu bangun tidur.

Yang paling keren, di bagian teratas vihara ini kamu akan menemukan miniatur candi Borobudur. Iya, Borobudur yang ada di Magelang itu. Nah, di sini dibangun miniatur candinya, lengkap dengan arca-arcanya yang rumit dan menawan. Hehehe keren banget ya. Memang ukurannya mungkin 1:100 kali ya, secara Borobudur yang asli kan guede banget. Yah lumayan lah kalau buat turis macam saya, bisa foto-foto di depan Borobodur mini yang satu ini aja udah girang banget.

Miniatur candi Borobudur di puncak Brahmavihara Arama, Bali

Miniatur candi Borobudur di puncak Brahmavihara Arama, Bali

Kalau suatu saat kamu berada di Bali dan ingin menilik keindahan vihara Buddha, jangan sampai lewatkan ya Brahmavihara Arama ini. Tapi musti diingat walaupun tempat ini memang oke banget buat foto-foto, vihara tetaplah sebuah tempat ibadah umat Buddha, jadi kita juga harus menghormatinya dengan berperilaku dan berpakaian sopan, dan tentunya tidak mengganggu yang sedang beribadah. Indahnya keragaman budaya di Indonesia, juga harus diimbangi dengan indahnya sikap saling menghormati kan 🙂

Leave a Reply

Recent Post